Artikel ini mencoba menjelaskan penggunaan tag-tag yang tepat untuk membuat dokumen HTML sesuai standar terkini. Standar dokumen web terkini adalah HTML 4.01, XHTML 1.1 dan CSS 2.1.

Tag-tag yang sebaiknya tidak dipakai dan alternatifnya

Sebaiknya tag-tag berikut diganti karena ada yang lebih baik, tidak sesuai standar atau bahkan mengganggu.

  • font untuk menentukan nama, ukuran dan warna huruf. Tag ini umum digunakan pada zaman kegelapan HTML, bahkan sekarang masih ada yang memakainya. Biasanya tag font tercipta ketika menggunakan software pembuat web WYSIWYG (misalnya: Dreamweaver, FrontPage). Puluhan tag font yang tersebar di seluruh halaman akan menyulitkan penyuntingan di masa depan. Penggunaan banyak tag font juga menambah ukuran file HTML. Gunakan saja CSS. Satu baris properti font akan menyelesaikan persoalan dan menjaga konsistensi halaman.
  • b berfungsi untuk membuat efek huruf tebal. Gunakan saja strong (berarti strong emphasis—penekanan kuat), atau gunakan font-weight: bold pada CSS.
  • i untuk membuat efek huruf miring. Gunakan saja em (berarti emphasis—penekanan ), atau gunakan font-style: italic pada CSS.
  • big biasa digunakan untuk efek teks besar. Gunakan saja heading (h1, h2, h3, dst) jika teks tersebut dimaksudkan sebagai heading (untuk nama bab, subbab, dsb). Atau gunakan properti CSS font-size untuk mengatur ukuran huruf.
  • small untuk efek tulisan kecil. Sekali lagi properti CSS font-size akan mengatasinya.
  • u untuk efek teks bergaris bawah. Teks bergaris bawah secara umum menandakan bahwa teks tersebut adalah pranala (link). Pembaca akan terkecoh jika ternyata teks yang bergaris bawah bukan link karena tidak bisa di-klik. Misalnya, klik di sini. Jika Anda menulis untuk dibaca manusia, permudah manusia untuk membacanya.
  • center untuk membuat teks rata tengah. CSS mempunyai cara yang lebih bagus dengan text-align: center.
  • marquee dan blink. Waduh! Saya katakan kepada Anda bahwa ini cuma mainan anak kecil. Kedua efek ini menyulitkan pembaca karena bisa mengecoh, mengalihkan perhatian dari topik. Jika Anda ingin membuat newsticker, gunakan javascript atau semacamnya.
  • frame untuk membuat layout. Kebanyakan website sekarang tidak memakai frame dan umumnya pengunjung terbiasa dengan halaman tunggal. Penggunaan frame akan menyulitkan pengunjung membuat bookmark untuk halaman tertentu dan sangat tidak ramah mesin pencari. Frame hanya akan membuat halaman Anda terkesan rumit.

Tag benar, atribut kurang tepat

Atribut-atribut berikut kurang tepat atau akan mengganggu jika dipakai.

  • name biasanya dipakai pada tag form. Karena sekarang CSS telah digunakan secara luas, ganti saja dengan atribut id. Misalnya, <form id=”komentar”>
  • text dan bgcolor yang digunakan untuk menentukan warna teks dan warna dasar halaman pada tag body. Sekali lagi CSS lebih bisa diandalkan. Gunakan saja properti color dan background-color.
  • background yang digunakan untuk menentukan gambar latar belakang untuk halaman di dalam tag body. background-image pada CSS lebih layak dipakai.
  • link, alink, vlink (masih) pada tag body untuk mewarnai link. Pseudo class :link, :active dan :visited memberi Anda kendali penuh untuk setiap link.
  • align biasanya digunakan untuk mengatur perataan teks. Misal, <p align="center">Tulisan</p>. Gunakan saja text-align pada CSS.
  • target yang kebanyakan digunakan untuk membuka halaman di jendela baru. Mungkin maksudnya agar halaman sebelumnya masih tetap ada. Kebanyakan pembaca tidak suka jendela pop up dan umumnya menggunakan tombol “back” untuk navigasi.

Tag benar, penggunaan salah tempat

table yang digunakan untuk membuat layout halaman. Seharusnya tag table hanya digunakan sesuai namanya, untuk membuat tabel. Lupakan tabel untuk membuat layout karena cara ini sudah sangat kuno. Meski kenyataannya sekarang masih banyak yang memakainya. Pelajari CSS, pelajari model kotak (box model), posisi, dst. Anda akan sangat bersyukur setelah menguasainya. Sebab layout dengan CSS menghasilkan halaman yang konsisten, bersih, indah, mudah diperbaiki dan dipelajari dan kecil ukuran file-nya.

Jika Anda baru belajar membuat halaman web, jangan lupakan CSS. CSS adalah standar masa kini dan masa depan. CSS sangat sederhana dan mudah dipelajari.

Karena saya juga masih belajar, saran dan kritik tetap diterima :)

Tulisan terkait:

  1. Daftar Kode Warna HTML untuk Halaman Web
  2. Cara Mudah Membuat Theme (template) Blogger, Wordpress, Joomla dan Drupal
  3. Menampilkan Nomor Urut pada Hasil Pencarian Google
  4. Membuat Website/Blog Lebih Hemat Energi